Beranda > Hospitality Business > Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di Dapur

Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di Dapur

Kesehatan dan Keselamatan Kerja

di Dapur

by Dama Adhyatma

download the full version Tugas KSK – paper mandiri

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Di negara-negara maju, kesehatan dan keselamatan kerja selalu menjadi isu penting yang telah dimasukkan ke dalam undang-undang ataupun aturan-aturan yang mengikat. Pihak-pihak yang terlibat dalam lingkaran kerja pun secara konsisten menjalankan aturan yang telah diterapkan dengan penuh kesadaran. Sebaliknya, di negara-negara berkembang, isu kesehatan dan keselamatan kerja nampaknya masih menjadi hal yang kurang diperhatikan. Walaupun Indonesia telah memiliki undang-undang tentang keselamatan kerja, namun pelaksanaannya belum menjadi prioritas yang kadang-kadang diabaikan oleh perusahaan maupun pekerja.

Hal ini dibuktikan dengan masih tingginya kasus kecelakaan kerja yang terjadi di Indonesia. Berdasarkan data pengawasan norma ketenagakerjaan Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Depnakertrans), pada 2006 terdapat 95.624 kasus kecelakaan kerja. Masih tingginya kasus kecelakaan kerja ini disebabkan karena belum optimalnya tingkat pemahaman dan kesadaran akan Kesehatan dan Keselamatan kerja baik di kalangan pelaku usaha maupun pekerja sendiri di tempat kerja.

Kesehatan dan Keselamatan kerja juga sangat diperlukan di industri pariwisata pada umumnya dan di hotel pada khususnya. Kecelakaan kerja dapat terjadi di kamar, bar, lobby, ruangan umum, restoran, bahkan dapur.

Dapur merupakaan tempat yang sangat rentan terhadap kecelakaan karena di dapur terdapat banyak peralatan dan perlengkapan yang sangat membahayakan apabila pekerja tidak mengetahui bagaimana cara menggunakan peralatan tersebut dengan benar dan aman misalnya pisau, gas, oven dan sebagainya.

Kecelakaan kerja di dapur dapat disebabkan oleh kondisi lingkungan yang tidak aman dan sehat, bencana, peralatan yang tidak memenuhi syarat, dan perilaku yang tidak aman dari pekerja. Salah satu penyebab perilaku yang tidak aman ini adalah kurangnya pengetahuan dan pemahaman dalam mewujudkan kesehatan dan keselamatan kerja di dapur. Berdasarkan hal tersebut di atas, penulis tertarik untuk menjelaskan mengenai cara mewujudkan kesehatan dan keselamatan kerja di dapur.

B. Rumusan Masalah

Dari latar belakang di atas maka permasalahan yang dapat ditarik yaitu bagaimanakah cara mewujudkan kesehatan dan keselamatan kerja di dapur?

C. Tujuan

Adapun tujuan penulisan paper ini adalah untuk mengetahui cara mewujudkan kesehatan dan keselamatan kerja di dapur.

D. Manfaat

Adapun manfaat dari penulisan paper ini diharapkan dapat dijadikan sebagai dasar pengetahuan dalam mewujudkan kesehatan dan keselamatan kerja di dapur sehingga kecelakaan yang mungkin terjadi dapat dicegah.

E. Metode Penulisan

Dalam hal ini, penulis menggunakan metode studi pustaka yaitu mempelajari data-data yang telah ada di buku maupun situs-situs di internet.

About these ads
  1. ketut sedana artas
    Juli 24, 2010 pukul 2:28 am

    Kalau bisa dimuat tentang K3 di perhotelan untuk kami baca sebagai sumber belajar di SMK Puriwisata Pancasari Buleleng Bali

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: