Beranda > Hospitality Business > Cool Trend in Hospitality Industry

Cool Trend in Hospitality Industry

Trend in Hospitality Industry
translated by: Dama A

Industri hospitality telah mengalami perubahan yang sangat besar. Beberapa perubahan yang telah terjadi disebabkan oleh kemajuan teknologi, misalnya sift dari akses mainframe via dumb terminals dan green screen, hingga emphasis on above property application leveraging data dari satu sumber. Perubahan lainnya, yaitu peningkatan penggunaan internet. Dan tentu saja, kegiatan ekonomi dan geopolitik juga telah mempengaruhi industri hospitality.

Selanjutnya, semua teknologi dan proses peningkatan bisnis telah menyebabkan pengaruh yang amat besar dalam mengubah industri ini-real time access to inventory, transparansi across multiple channels, campaigns targeted with laser precision at niche segments, penukaran informasi operasional dan kunci prestasi – semua hal tersebut telah menyebabkan pengaruh yang amat sangat besar pada industri hospitality.

Tentu saja, perubahan tejadi terus menerus dan akan terjadi di masa yang akan datang. Artikel ini akan memeriksa dan membahas 10 tren yang diharapkan dapat mengubah industri hospitality di tahun 2005 dan di tahun-tahun mendatang.

Say “No” To Commoditization (Katakan tidak pada komoditisasi)

    Melihat kerabatnya pada peruahaan penerbangan, pengusaha hotel akan melakukan semua hal semampunya untuk menghindari komuditisasi. Mencakup dan mengembangkan perbedaan yang alami antara property hotel dan servis akan menjadi semakin kritis. Mencoba untuk menandingi kesuksesan the Westin Heavenly Bed®, akan dibutuhkan peningkatan fokus pada pengembangan dan perbedaan produk/servis yang baru. Aktivitas-aktivitas tersebut tentunya memerlukan Information Technology (IT), teknologi memegang peranan penting dalam hal tersebut.

    Increasing Spending

      Dengan RevPAR, pengusaha hotel sekali lagi dapat melakukan investasi untuk masa depan mereka. Menurut studi IBM 2004 Global CEO, 83 persen dari survey yang dilakukan CEO akan difokuskan pada perkembangan penghasilan tiga tahun kedepan. Peningkatan apresiasi untuk kemampuan teknologi baru dan proses bisnis yang dapat mengontrol nilai bisnis sudah pasti akan meningkatkan penggunaan IT. Fokus pada investasi akan memungkinkan penambahan penghasilan, termasuk produk baru, servis baru, dan customer intimacy enhancement.

      Understanding the Customer (Mengertikan pelanggan)

        CRM di industri hospitality adalah program loyalty (kesetiaan) yang sangat besar, dengan nilai yang tergantung dari room nights dan pelanggan. Tentu saja CRM dapat mempertinggi pendapatan dan servis yang berbeda.

        Delivering Personalized Experiences

          Hal ini dapat mengontrol pendapatan, mempertinggi nilai tamu dan menambah daya tarik brand.

          Expanding Online Distribution (Memperluas distribusi online)

            Perusahaan-perusahaan besar lebih tertarik dengan online direct bookings. Dengan demikian, distribusi online perlu diperluas.

            Strengthening Brand value (Memperkuat nilai brand)

              Peningkatan kepemilikan dan ADR mendorong pengusaha hotel untuk menjadi bebas. Tidak hanya brands yang meningkatkan pencakupan wilayah ( didalam dan diluar industry hospitality), tetapi brand kuat yang penting untuk menjalankan pembukuan langsung secara online, untuk membedakan dan menghindari commodization, dan untuk menyediakan leverage yang melawan online intermediaries. Untuk lebih lanjut mempertinggi ikatan dan nilai brand investasi akan dibuat dalam portal brand atau franchisee, portal yang akan mempertinggi  dan mempersingkat proses dan pengiriman informasi

              Building Self-Service (Membangun pelayanan sendiri)

                Self service (Pelayanan sendiri) sekarang diterima sebagai jalan kehidupan pada industry penerbangan, sebagai tambahan akan ada kebutuhan yang sesuai, pendekatan multi channel pada self service, yang menyangkut web, kios, dan peralatan wireless

                Growing the Revenue Picture (Menumbuhkan gambaran penghasilan)

                  Pengusaha hotel akan meningkatkan akses permintaan untuk mendapatkan gambaran penghasilan yang diperlukan untuk mengatur usahanya.

                  Planning for The Future (Perencanaan  untuk masa depan)

                    Beberapa investasi harus dibuat secara hati2, menjamin ketepatan dan penyediaan flexibilitas, scalabilitas, dan adaptabilitas penting untuk mencapai kebutuhan mendatang dan perubahan yang lebih baik.

                    Sumber : www.hospitalityupgrade.com

                    1. Belum ada komentar.
                    1. No trackbacks yet.

                    Tinggalkan Balasan

                    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

                    Logo WordPress.com

                    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

                    Gambar Twitter

                    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

                    Foto Facebook

                    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

                    Foto Google+

                    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

                    Connecting to %s

                    %d blogger menyukai ini: